BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi- tingginya bagi masyarakat, diselenggarakan upaya kesehatan yang terpadu dan menyeluruh dalam bentuk upaya kesehatan masyarakat.
Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses untuk memfasilitasi dan mendorong masyarakat agar mampu menempatkan diri secara profesional dan menjadi pelaku utama dalam memanfaatkan lingkungan strategisnya untuk mencapai suatu keberlanjutan dalam jangka panjang, melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku masyarakat, dan pengorganisasian masyarakat.
UKBM (Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat) adalah program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan msyaralat khususnya balita, ibu hmil, ibu menyusui, lansia, PUS/WUS, remaja.
UKBM merupakan salah satu upaya (program) yang dikembangkan oleh Departemen Kesehatan yng mempunyai tujuan untuk memotivasi masyarakat agar mau dan mampu untuk hidup sehat secara mandiri. Pada saat ini telah terbentuk berbagai macam bentuk UKBM yang berkembang di masyarakat salah saatunya yang terkenal yaitu Posyandu.
Untuk menghidupkan bentuk UKBM secra meluas dan mendalam, kami mengambil sasaran bukan di Posyandu lagi, namun berfokus pada keluarga. Permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang terjadi di masyarakat yaitu angka karies sebesar 45,3% (Riskesdas 2018). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa derajat kesehatan gigi di Indonesia masih rendah, maka perlu diadakan upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut adalah dengan melakukan pemberdayaan masyarakat dimulai dari yang paling dasar yaitu tingkat keluarga.
Perubahan struktur yang diharapkan adalah proses yang berlangsung secara alami dengan sendirinya yaitu yang menghasilkan dan harus dapat dinikmati. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemberdayaan masyarakat yaitu partisipasi masyarakat dalam keseluruhan proses pembangunan mulai perencana sampai implementasi dilingkungan mereka tinggal. Keterlibatan masyarakat baik secara fisik, material maupun finansial diharapkan akan meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa memiliki proses dan hasil pembangunan yang dilakukan pada masyarakat tersebut.
Dari data kesehatan gigi dan mulut masyarakat RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara didapatkan masalah masalah kesehatan gigi dan mulut yang menjadikan dasar dalam pelaksanaan kegiatan “Pemberdayaan Kesehatan Gigi dan Mulut di RT 01 RW 03 Desa Singorojo, Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara” yang diharapkan dapat meningkatakan derajat kesehatan gigi dan mulut di daerah tersebut.
B. MASALAH
1. Data Masalah
a. Data Umum
Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan pada 10 KK yang diwakilkan oleh masing- masing 1 orang anggota keluarga sehingga didapatkan 10 sampel data kesehatan gigi dan mulut diantaranya pengetahuan, sikap, tindakan, pelayan kesehatan, lingkungan dan keturunan.
b. Data Khusus
Dari hasil pengambilan data kondisi kesehatan gigi dan mulut masayarakat RT 01 RW 03 Desa Singorojo ditemukan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan indikator permasalahan dari kuesioner pendataan warga mengenai kesehatan gigi dan mulut, antara lain :
- 10/10 tidak melakukan pemeriksaan gigi rutin ke dokter gigi
- 3/10 tidak menggosok gigi sebelum tidur dan sesudah sarapan dan tidak meberobat ke puskesmas/ rumah sakit ketika sakit gigi
- 4/10 beranggapan bahwa sisa makanan yang menempel pada gigi tidak dibersihkan dengan menggosok gigi dan memiliki riwayat keturunan gigi berjejal
- 2/10 tidak mengonsumsi sayur setiap makan
- 1/10 memiliki riwayat keturunan gigi berjejal
Masalah kesehatan gigi dan mulut masyarakat RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara:
- Masyarakat tidak mempraktikan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya
- Masyarakat kurang memahami cara menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik dan benar
- Masyarakat kurang mengetahui cara menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar
2. Prioritas Masalah
Prioritas masalah dilakukan untuk menetapkan masalah kesehatan mana yang seharusnya diselesaikan terlebih dahulu. Prioritas masalah dilakukan ketika ditemukan masalah kesehatan.
Tabel penentuan prioritas masalah
(Metode USG)
No.
|
Masalah
|
U
|
S
|
G
|
TOTAL
|
PRIORITAS
|
|
|
1
|
Melakukan tindakan
(praktik) menjaga
kesehatan gigi dan mulut
|
4
|
5
|
3
|
12
|
I
|
|
2
|
Sikap (pemahaman) dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut
|
4
|
4
|
3
|
11
|
II
|
|
3
|
Pengetahuan dalam menjaga kesehatan
gigi dan mulut
|
3
|
4
|
3
|
10
|
III
|
|
Keterangan :
Skor U = 0 - 5 (tidak penting – sangat penting)
Skor S = 0 - 5 (tidak serius - sangat serius)
Skor G = 0 - 5 (tidak berdampak – sangat berdampak)
Berdasarkan survey data yang telah dilakukan , maka didapat prioritas masalah sebagai berikut:
1. Melakukan tindakan (praktik) menjaga kesehatan gigi dan mulut
2. Sikap (pemahaman) dalam menjaga kesehatan gigi dan mulu
3. Pengetahuan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Meningkatkan pengetahuan, minat dan peran serta kader di bidang kesehatan gigi dan mulut. Sehingga dapat tercapai perilaku hidup sehat dan peningkatan kualitas sumber daya masyarakat RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara.
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan gigi secara umum.
b. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang menggosok gigi yang baik dan benar.
c. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang waktu yang tepat untuk menggosok gigi.
d. Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memeriksakan kesehatan gigi ke pelayanan kesehatan.
e. Meningkatkan pengetahuan masyarakat dampak dari merokok bagi kesehatan gigi.
D. NAMA DAN SASARAN KEGIATAN
Sasaran dari kegiatan Pemberdayaan Kesehatan Gigi dan Mulut di RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara yaitu perwakilan anggota keluarga per KK.
E. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Kegiatan Pemberdayaan Kesehatan Gigi dan Mulut di RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara akan diselenggarakan pada tanggal 28 September – 6 November 2020 bertempat di lingkungan RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara.
E. SUSUNAN PANITIA
Panitia penyelenggara dibentuk untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Struktur organisasi Panitia penyelenggara yaitu sebagai berikut :
Pelindung :
Ketua Jurusan Keperawatan Gigi : Tri Wiyatini, SKM, M.Kes (Epid)
Ketua Prodi DIV Terapi Gigi : Salikun, S.Pd, M.Kes
Ketua RT : Slamet S.Sos
Penanggungjawab :
Dosen Pembimbing : Salikun, S.Pd, M.Kes
Pelaksana:
Nama : Ahimsa Elan Dhutami
(P1337425217022)
BAB II
KEGIATAN
A. KEGIATAN
1. Identifikasi Masalah
Masalah kesehatan gigi dan mulut masyarakat RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara:
- Masyarakat tidak mempraktikan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya
- Masyarakat kurang memahami cara menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik dan benar
- Masyarakat kurang mengetahui cara menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar
2. Pemaparan/ MMD
Dari data tersebut menunjukan bahwa responden belum memahami akibat merokok untuk kesehatan gigi, responden belum mengetahui waktu menggosok gigi, responden mempunyai gigi berlubang dan responden tidak memeriksakan giginya 6 bulan sekali, sehingga praktikan ingin melaksanakan sebuah program pemberdayaan masyarakat yang diwujudkan dalam sebuah kegiatan “Pemberdayaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara” yang diharapkan dapat menghidupkan kembali pemahaman dan pelaksanaan kesehatan gigi dan mulut pada Masyarakat di Desa Singorojo.
3. Rencana Kegiatan
- Melakukan pengambilan data melalui kuisioner
- Mengidentifikasi masalah
- Memprioritaskan masalah
- Penyampaian materi sesuai prioritas masalah
- Melakukan evaluasi terhadap materi yang telah diberikan
4. Monitoring
Pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut yang akan diselenggarakan di Desa Singorojo RT 01 RW 03 Mayong, Jepara perlu dilakukan pemantauan (monitoring) untuk menemukan permasalahan yang menghambat program kegiatan dengan cara sebagai berikut:
- Melakukan kunjungan rutin 2 kali dalam setahun guna memastikan keberlangsungan kegiatan
- Membuat kriteria keberhasilan kegiatan yang mencangkup
- Ketersediaan SDM yang menjalankan pemberdayaan masyarakat
- Sarana prasarana pendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat
- Bahan-bahan yang diperlukan dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan kesehatan
- Alokasi waktu pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat
- Melakukan evaluasi secara berkala pada setiap kunjungan
5. Evaluasi
Peserta Melakukan Pre-test dan Post-test kepada masyarakat dengan memberikan beberapa pertanyaan
Fasilitator Peserta pelatihan diberi lembar ceklis berupa angket untuk menilai pemberi materi. Pemberian angket ini diberikan di akhir acara
Penyelenggara
Peserta, dan fasilitator diberi lembar ceklis untuk menilai kegiatan yang telah diselenggarakan
Panitia mempunyai lembar ceklis untuk keterselenggaraan kegiatan, mulai dari persiapan diadakannya kegiatan sampai selesainya kegiatan.
B. METODE
Untuk mendapatkan data tentang kesehatan gigi dan mulut menggunakan cara membagikan kuesioner.
Penyuluhan menggunakan metode diskusi dan tanya jawab.
C. PROSEDUR KEGIATAN
1. Cara Pendekatan
Melalui upaya atau proses menumbuhkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan kader dalam rangka mengenal, mengatasi, memelihara, melindungi, serta meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri dan keluarganya.
2. Bentuk Kegiatan Pendekatan
Pemberdayaan masyarakat adalah meningkatkan kemandirian di masyarakat dan peduli terhadap masalah kesehatan yang muncul di masyarakat. Sasarannya dapat berupa mayarakat. Salah satu hasil dari upaya ini dapat berwujud upaya kesehatan bersumber masyarakat (UKBM) yaitu Pemberdayaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada RT 01 RW 03 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara.
4. Tindak Lanjut yang Diharapkan Setelah Pendekatan
Melalui pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan, diharapkan masyarakat mampu mengetahui pengetahuan tentang kesehatan gigi, pentingnya cara menggosok gigi dengan baik dan benar, waktu menggosok gigi yang tepat, memeriksakan giginya setiap 6 bulan sekali, akibat merokok bagi kesehatan gigi, dan masyarakat mampu menambal gigi yang berlubang ke puskesmas/ rumah sakit/ dokter gigi untuk mencapai derajat kesehatan gigi yang optimal.
D. ANGGARAN
Anggaran untuk kegiatan pemberdayaan kesehatan gigi dan mulut
Nama barang
|
Jumlah
|
Harga
|
Total
|
Print
kuesioner
|
10
|
Rp.
500
|
Rp.
5000
|
Print
materi
|
5
|
Rp.
4000
|
Rp.
20.000
|
Fotocopy
materi
|
10
|
Rp.
1000
|
Rp.10.000
|
Print soal pre test
|
10
|
Rp. 500
|
Rp. 5000
|
Print sol post test
|
10
|
Rp.500
|
Rp. 5000
|
Total
|
|
|
Rp. 45.000
|
E. MATRIKS KEGIATAN KELOMPOK PELAKSANA
No.
Nama Kegiatan
Tempat
Tanggal
Penanggung
Jawab
1.
Perkenalan kepada masyarakat
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
2.
Penyampaian materi kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat tentang UKGM
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
3.
Penyampaian materi kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat pengetahuan tentang kesehatan gigi secara umum
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
4.
Penyampaian materi kesehatan gigi dan mulut masyarakat tentang makanan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
5.
Penyampaian materi kesehatan gigi dan mulut tentang cara menggosok gigi yang baik dan benar
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
6.
Penyampaian materi kesehatan gigi dan mulut tentang waktu menggosok gigi
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
7.
Penyampaian materi kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat tentang karang gigi.
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
8.
Penyampaian materi tentang akibat merokok untuk kesehatan gigi
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
9.
Penyampaian materi tentang pentingnya penambalan gigi berlubang
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
10.
Evaluasi kegiatan pemberdayaan masyarakat pada RT 01 RW 01 Desa Sigambir tentang kesehatan gigi dan mulut dengan post-test
RT 01 RW 01 Desa Singorojo
20 Oktober 2020
Ahimsa Elan Dhutami
BAB III
PENUTUP
Demikian proposal ini disusun sebagai pedoman bagi masyarakat RT 01 RW 03 Desa Singorojo. Partisipasi dari berbagai pihak yang dapat mendukung terselenggaranya kegiatan Pemberdayaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada RT 01 RW 03 Desa Singorojo akan bermanfaat untuk masyarakat RT 01 RW 03 Desa Singorojo. Kita semua menginginkan dengan sungguh-sungguh, agar penyelenggaraan Pemberdayaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada RT 01 RW 03 Desa Singorojo dapat berjalan dengan lancar dan aman sesuai rencana.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati langkah-langkah kita. Amin